Latihan Paper 2

b. Cerita pendek hanya dapat mengungkapkan satu masalah secara efektif karena terbatasnya ruang. Diskusikan pandangan ini dengan menggunakan karya yang sudah anda pelajari.

Cerita pendek hanya dapat mengungkapkan satu masalah secara efektif. Salah satu alasannya ialah karena cerpen mempunyai batas jumlah perkataan yang berkisar sekitar 500-30000 kata. Oleh sebab itu, pengarang hanya dapat melukiskan suatu masalah yang dapat di ulak secara mendalam. Jika pengarang memutuskan untuk menulis lebih dari satu masalah, masalah yang di ungkapkan akan menjadi tidak detail karena dengan batas kata-kata untuk menulis cerpen, ruang untuk mengembangkan ide-ide terbatas sehingga masalah hanya akan di bahas secara mengawang, tanpa didalami dengan baik seperti halnya cerpen-cerpen biasanya yang hanya mengungkap satu masalah. Contohnya di cerpen Orez, pengarang hanya mendalami masalah yang di hadapi oleh orang tuanya sewaktu Orez lahir maupun sewaktu ia masih ada di kandungan. Di cerpen Orez diceritakan bahwa sewaktu Hester mengandung, ia mengalami depresi yang cukup dalam karena ketidaksiapannya mempunyai anak. Di situ dijelaskan bahwa sewaktu Hester mengandung, Hester yang sudah tidak terlalu normal mencoba untuk menggugurkan Orez dengan cara-cara yang aneh. Dan setelah ia lahir juga hanya di ceritakan bagaimana perasaan ayah dan ibunya mempunyai anak yang kurang normal. Penjelasan hanya berkisar tentang ayah dan ibunya, dan tidak di ceritakan bagaimana Orez menghadapi dirinya yang berbeda dengan orang lain, lingkungan, ataupun masalah pergaulan.

Jumlah pelaku di dalam novel juga terbatas (paling banyak lima orang), sehingga konflik biasanya hanya berkisar antara tokoh-tokoh utamanya saja. Meskipun terkadang penulis menyisipkan masalah-masalah kecil tentang tokoh lainnya, tetapi masalah tidak di ungkapkan secara mendalam. Contohnya di cerita Yorrick, penulis menuliskan cuplikan masalah tokoh lainnya dengan singkat. Penulis menyebutkan tentang masalah kesehatan Ny Ellison, si pemilik rumah tetapi tidak dijelaskan detailnya. Karakter tokoh-tokoh lainnya di novel juga tidak di jelaskan secara mendalam karena focus pengarang lebih banyak terarah ke tokoh utama. Ketika perwatakan tokoh tidak dijelaskan secara detil, konflik tidak dapat tercipta diantara tokoh-tokoh itu.

Latar mempunyai hubungan yang cukup dalam dengan tema, karakter, suasana dan unsur lainnya yang terdapat di dalam cerpen, sehingga pengarang harus mampu menciptakan latar yang menyatu dengan karakter-karakternya di dalam cerpen. Menurut A Bakar Hamid, latar bertugas untuk memberi suasana yang baik kepada peristiwa di dalam cerita. Dengan adanya ruang, waktu dan juga suasana, peristiwa menjadi nyata. Dan di dalam cerpen, karena jumlah ruang terbatas, maka latar pun hanya bisa focus ke satu latar sehingga jika latar ada lebih dari satu, akan susah untuk latar untuk menyatu dengan tokoh-tokoh. Karena itu latar di dalam cerpen kebanyakan hanya ada satu di garis besar, yang menyebabkan masalah yang terdapat di cerpen yang dapat di jelaskan secara efektif hanya ada satu. Contohnya di dalam cerita keluarga M, latar yang di tuliskan oleh pengarang hanyalah di sekitar tempat tinggal si tokoh utama dan si anak-anak dari keluarga M, sehingga latar lebih menyatu dengan karakter-karakter para tokoh. Walaupun latarnya tidak hanya bertempat di suatu titik, tetapi tetap berhubungan dengan latar utama. Contohnya si tokoh utama di cerita keluarga M tinggal di suatu apartemen, tetapi masalah yang ia hadapi berawal di tempat parkir di apartemennya, jadi latar tetap terfokus ke apartemen tempat ia tinggal. Dengan latar yang konstan, si penulis menjadi lebih bisa mengaitkan latar ini dengan para tokoh yang menyebabkan walaupun hanya satu konflik yang di tuliskan, tetapi  lebih menyatu dengan latar sehingga masalah menjadi lebih menarik untuk dibaca.

Secara garis besar, batas kata di dalam cerpen , karakter dan juga latar menjadi faktor-faktor yang menyebabkan masalah di dalam cerpen hanya ada satu yang bisa di jelaskan secara efektif. Walaupun begitu, satu masalah yang di jelaskan secara mendalam, jika dituliskan dengan detil akan melahirkan sebuah konflik yang menyatu dengan karakter-karakter utamanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: