Awal Mula Perjalanan Sri

Di bab ini, si tokoh mulai menceritakan latar belakang keluarganya, tentang ibunya,  saudara-saudara kandung nya maupun tentang masa kecilnya. Pokok persoalan yang di sampaikan dalam novel ini pada dasarnya adalah sewaktu si tokoh dan juga sewaktu dia merasa bahwa ibunya tidak terlalu suka dengan dia, karena menurut pemikiran dia, ke empat kakaknya sudah membuat ibunya cukup terbebani, secara penghasilan keluarganya terbatas. Dan juga ketika ia kehilangan ayahnya dan mulai untuk mencoba hal-hal baru setelah ayahnya meninggal, contohnya menjadi  mahir menari dan menjadi guru tari. Setelah ia berprestasi di bidang tari, ibunya mulai menghargai dia karena dia punya kemahiran yang menurut ibunya adalah kemahiran para perempuan.

Memasuki bab ke dua, si tokoh sudah mulai menceritakan kehidupannya setelah ayahnya meninggal dan kakak-kakaknya pindah ke luar kota. Sri sudah bekerja sebagai penyiar radio yang unggul di kotanya, karena ia menguasai bahasa inggris dan juga pengetahuan nya luas. Tetapi lama kelamaan Sri merasa bosan juga dengan kotanya,sehingga memutuskan untuk pergi ke Jakarta untuk mengikuti pemilihan sebagai pramugari. Tanpa diduga ternyata Sri mempunyai masalah kesehatan. Setelah di cek, terdapat beberapa noda pudar di paru-parunya yang mengharuskan dia menjalani pengobatan sederhana, yaitu dengan menghabiskan beberapa bulan di kota yang sejuk dan tidak terlalu lembab, Salatiga. Di sana ia bertemu dengan Yus.

Bisa dilihat kalau Sri mempunyai pendirian yang kuat, karena sewaktu dia mau pindah ke Jakarta untuk menjadi pramugari, beberapa orang menghalanginya. Tetapi dia tetap menetapkan untuk pergi dari kotanya untuk mencari pekerjaan lain. Sewaktu Sri mengetahui bahwa dia mempunyai masalah kesehatan, saya bisa lihat bahwa dia tidak menduganya. Dari novel ini, bisa dilihat bahwa Sri yakin bahwa dirinya mempunyai kualitas memenuhi untuk menjadi pramugari, tanpa di sangkanya bahwa masalah kesehatanlah yang ahirnya menjadi halangan. Tetapi hal ini tidak menjadi halangan bagi Sri. Dia menuruti saran dokter untuk menetap di Salatiga untuk beberapa bulan, la tetap bertahan dan menikmatinya. Dan juga setelah ia selesai, dia datang lagi ke kantor penerbangan yang waktu itu ia kunjungi lagi.

Kelemahan novel ini, di permulaan alur ceritanya sedikit membosankan karena narrator hanya menceritakan tentang latar belakang keluarga Sri dan juga tentang kakak kakaknya. Jalur ceritanya sedikit pelan terutama sewaktu dia menghabiskan waktu nya di salatiga dengan Yus, membuat pembaca merasa bosan. Menurut saya, kelebihan novel ini belum terlalu terlihat karena saya baru membaca bab-bab depan. Mudah-mudahan seiring saya membaca novel ini alur ceritanya akan bertambah seru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: